makalah2


DAFTAR ISI
BAB I
BAB II
BAB III












BAB I

PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan jaman yang dikuti dengan perkembangan IPTEK, masyarakat telah mengalami perubahan-perubahan dalam menyesuiakan kebutuhan atau proses pemecahan masalah. Proses pembuatan perubahan diperkuat dengan keputusan organisasional, yang dimulai dari pemunculan ide baru sampai kepada tahap penerapannya. Ide baru merujuk kepada persepsi tentang suatu kebutuhan masyarakat. 
Kebutuhan masyarakat belajar mengalami perubahan. Yang diperlukan langkah awal adalah perumusan kurikulum yaitu dengan anlisa situasi yang dihadapi, termasuk situasi lingkungan belajar antara lain peserta didik, guru, sarana prasarana, kurikulum dll. Kurikulum bersifat dinamis, selalu berubah untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan mereka belajar. Inovasi kurikulum sangat diperlukan dalam perkembangan peserta pembelajaran.

B.       Permasalahan

1.      Identifikasi Massalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka masalah yang teridentifikasi  sering terjadi dalam suatu kurikulum adalah sebagai berikut :
a.         Apakah inovasi sesuai dengan keadaan suatu tempat dan organisasi ?
b.         Apakah ada Faktor waktu yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan ?

2.      Batasan Masalah
Agar terarahnya suatu pembahasan yang ada maka penulis membatasi masalah yaitu hanya membahas tentang “KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI”
3.      Rumuasan Masalah
Dari apa yang telah dipaparkan dalam latar belakang maka rumusan masalah adalah sebagai berikut :
a.         Apa itu kurikulum berbasis kompetensi?
b.         Bagaimana karakteristik kurikulum berbasis kompetensi ?
C.       Tujuan dan Manfaat
a.         Tujuan
Tujuan penulisan ini adalah untuk memenuhi tugas yang telah diberikan oleh bapak dosen mata kuliah “Inovasi Kurikulum”.
b.         Manfaat
     Manfaat dari penulisan ini adalah sebagai berikut :
                                            1              Untuk Pendidik, adalah sebagai contoh agar bisa diterapkan kurikulum berbasis kompetensi pada pembelajaran.
                                            2              Untuk penulis, adalah pengajaran yang baik untuk suatu saat biasa diterapkan.
                                            3              Untuk kepala sekolah, adalah sebagai  parameter untuk mengawasi inovasi yang berjalan dan menginovasi agar sesuai kebutuhan.

BAB II
KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI
Kurikulum berbasis kompetensi dikembangkan untuk memberikan keahlian dan keterampilan sesuai dengan standar kompetensi yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing dan daya jual untuk menciptakan kehidupan yang berharkat dan bermartabat ditengah-tengah perubahan, persaingan, dan kerumitan kehidupan sosial, ekonomi, politik dan budaya. Adanya kurikulum berbasis kompetensi memungkinkan hasil lulusan menjadi lebih terampil dan kompeten dalam segala tuntutan masyarakat sekitarnya.
Kurikulum adalah sejumlah mata ajaran yang harus ditempuh dan dipelajarai oleh siswa untuk memperoleh sejumlah pengetahuan . Menurut nasution kurikulum adalah segala usaha sekolah untuk mempengaruhi anak belajar apakah dalam ruangan kelas, dihalaman sekolah ataupun diluar sekolah termsuk kurikulum. Ada pendapat lain yang menjelaskan bahwa Kurikulum adalah perangkat mata pelajaran yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan. Penyusunan perangkat mata pelajaran ini disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan setiap jenjang pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan tersebut.
Kompetensi merupakan kemampuan mengerjakan sesuatu yang berbeda dengan sekedar mengetahui sesuatu. Kompetensi harus didemonstrasikan sesuai dengan standar yang ada di lapangan kerja (Hamalik, 2000). Kompetensi dapat berupa pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang merefleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak. Kebiasaan berfikir dan bertindak secara konsisten dan terus menerus setiap saat akan memungkinkan bagi seseorang untuk berkompeten, artinya memiliki pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar untuk melakukan sesuatu. Kompetensi dapat diartikan suatu kemampuan untuk menstrasfer dan menerapkan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki seseorang pada situasi yang baru. Kurikulum berbasis kompetensi merupakan seperangkat rencana dan pengaturan tentang kompetensi dan hasil belajar yang harus dicapai siswa, penilaian, kegiatan belajar mengajar dan pemberdayaan sumber daya pendidikan dan mengembangkan sekolah (Depdiknas, 2002).
Sedangkan pendapat lain mengenai Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) atau Kurikulum 2004, adalah kurikulum dalam dunia pendidikan di Indonesia yang mulai diterapkan sejak tahun 2004 walau sudah ada sekolah yang mulai menggunakan kurikulum ini sejak sebelum diterapkannya. Secara materi, sebenarnya kurikulum ini tak berbeda dari Kurikulum 1994, perbedaannya hanya pada cara para murid belajar di kelas.Dalam kurikulum terdahulu, para murid dikondisikan dengan sistem caturwulan. Sedangkan dalam kurikulum baru ini, para siswa dikondisikan dalam sistem semester. Dahulu pun, para murid hanya belajar pada isi materi pelajaran belaka, yakni menerima materi dari guru saja

Komentar

Postingan Populer